Aku kadang membayangkan siapakah orang yang akan peduli terhadapku, ketika aku mati nanti.
Aku sesungguhnya kerap merasa kesepian, terlebih ketika aku sudah sulit mempercayai akan seorang teman.
Kadang saat aku merasa sakit, lebih baik menyembunyikan. Karena kurasa tidak ada yang benar-benar peduli selain diriku sendiri.
Aku masih paham dan terlalu hafal bagaimana rasanya dihianati teman, disakiti dan ditinggalkan sendirian.
Meskipun sebenarnya dalam keadaan tertentu aku membutuhkan sebuah tangan untuk ku genggam dan menceritakan semua yang aku rasa.
Aku membutuhkan sebuah diri yang hanya bisa sekedar aku peluk.
Aku membutuhkan sebuah telinga yang akan Sabar tanpa banyak berkata saat aku bercerita.
Indahnya mereka yang dekat dengan ibunya, dekat dengan ayahnya dan dicintai keluarganya.
Aku tidak tau apakah keluargaku kerap mencariku atau tidak, ataukah aku benar-benar sendirian.


Komentar
Posting Komentar