Akibat suara mas Kunto Aji - Mengunci Ingatan

Sembuhkan lukamu yang membiru
Serpihan hatimu yang berdebu
Pagimu yang terluka
Malammu yang menyiksa
Hal yang ingin kau lupa
Justru semakin nyata...

Mengunci ingatanmu
Menahan masa lalu
Memori yang membisu
Harapan yang berdebu...

Kaya gitu liriknya-- persis sama apa yang lagi pengen banget diungkapin.
Pernah nggak kamu punya orang yang disukai, cuma kamu telat segala-galanya. Telat ngomong, telat waktu, telat soal kemampuan, telat soal segala hal daripada dia yang akhirnya datang dan bisa masuk ke hati orang tersebut.

Asli gabisa marah karena ga ada hak apapun. Mau nangis juga buat apa ya kan, ga ada gunanya sama sekali. Apalagi mau teriak hei I still love him. No no no bukan aku banget yang hidup untuk merusak kebahagiaan orang lain. Kaya ga ada alasan lain untuk bahagia aja sih.

After that aku cuma bisa sabar, sabar , sabar aja. Ga jodoh namanya kalau ingin bersama tapi tak bisa. Terlebih kalau cuma satu yang punya rasa, sebab hubungan itu adalah dua perasaan . Dan bukan satu orang yang menjalani, melainkan dua orang dengan perasaan yang sama dengan tujuan yang sama.

Setelah itu aku berpikir apa yang aku dapat?
Patah hati sebelum sempat nanya apakah dia suka sama aku atau enggak? atau sedikitnya pernah suka sama aku atau enggak?

Dan yah I am stronger than yesterday, I am lucky becuase I will get the one who loves me  and I hope I can love him so.

Patah hati dengan alasan yang oh iya, dia sama sekali ga suka sama aku tapi aku ngarep banget ke dia. Apalagi pernah menjadikan dia untuk jadi alasan mengapa aku ingin terus bahagia.

Salam yang patah tumbuh yang hilang berganti,
Simas si cengeng ulung.

Komentar

Postingan Populer